5 Tehnik Closing yang Perlu Anda Tau

Buat anda yang sedang berjualan, taukan apa artinya closing ??

Itu lho, Saat Penawaran Produk / jasa kita mendapatkan respon positif dan berujung transaksi.

Jika closing terjadi, maka artinya Omset masuk rekening dan Profit ( keuntungan ) menjadi milik kita.

Asik.. 😍

Yes.. closing adalah saat yang ditunguu – tunggu oleh para penjual, terlebih penjual online..

Namun sayang, tidak sedikit juga yang masih kesulitan melakukan Closing..

Berujung dagangannya numpuk, penghasilan tak ada dan bisa putus asa. 😢

Padahal hal – hal tersebut akan teratasi jika kita menguasai skill yang bernama *Tehnik Closing*

Lewat pesan ini saya coba berbagi kepada anda 5 Tehnik Closig yang bisa anda gunakan agar memperbanyak jumlah transaksi penjualan anda nantinya

 

1. Buat Mereka Kepepet ( Sense of urgency )

Dalam banyak hal, manusia akan merasa sangat cepat bergerak ketika dirinya dalam kondisi kepepet, begitu juga dalam hal penjualan.

Saya sering kali mengalami, banyak orang transfer saat penjualan produk di waktu injury time, entah waktu promo akan habis, ataupun saat produk tersisa sedikit lagi.

Hal ini bisa Anda manfaatkan dengan contoh jawaban seperti ini:

“wah sayang banget kalo transfernya nanti sore, karena kita lagi ada diskon 15% untuk yang transfer sebelum jam 1 kak”

“Kebetulan untuk produk yang A, tinggal sisa 2pcs aja kak, jadi siapa cepat dia dapat ya”

Anda bisa memodifikasi kalimat jawaban sendiri, yang intinya buat calon customer Anda menyesal jika tidak transfer saat itu juga.

 

2. Berikan BONUS

BONUS merupakan daya tarik yang luar biasa untuk membius calon customer, Anda bisa membeli barang dengan harga grosir di marketplace untuk kemudian Anda berikan sebagai BONUS dengan menuliskan “BONUS senilai Rp. xxxx”

Cara ini masih efektif untuk menarik minat calon customer.

Anda juga bisa memberikan BONUS bukan produk, yang memiliki value lebih dari apa yang harus mereka bayar, seperti video tutorial, ebook gratis atau layanan konsultasi.

3. Terlihat Murah

Dalam beberapa hal, alasan pembeli adalah pada masalah harga. Jika cara pertama dan kedua tidak mempan, maka Anda bisa membuat produk Anda terlihat murah,

Misalkan Anda menjual cream pemutih seharga 300 ribu. Anda bisa membujuk calon pembeli dengan kata seperti ini:

“Cream ini bisa dipakai 30 hari lho sis, jadi kalo diitung2, sehari kamu cuma keluarin uang 10ribu biar tambah disayang suami”

Anda bisa menerapkan dalam barang apapun, bisa jasa ataupun produk. Anda bisa memecah dalam harian, mingguan, atau bulanan agar harga terlihat murah.

 

4. DISKON

Kalo masalah *DISKON* ini kayanya Saya ga perlu jelasin panjang lebar deh, karena siapapun orangnya akan tergiur dengan DISKON atau HARGA CORET. Kita bisa lihat antrian Jco atau outlet lainnya mendadak sangat panjang saat ada diskon 50%,

mendadak banyak orang rebutan saat ada sepatu diskon besar-besaran. Anda hanya perlu siapkan gambar promosi berupa diskon, lalu digabungkan dengan trik kepepet, maka customer akan antri,

tapi ingat, jangan terlalu sering mendiskon produk Anda, karena customer bisa jenuh dan akan selalu menunggu diskon

5. GARANSI

Banyak orang yang tidak terlalu mencari harga murah, tapi mereka mencari rasa aman. Saat orang mencari rasa aman, mereka tidak peduli dengan masalah harga, kita bisa lihat harga iphone di ibox dengan harga iphone bergaransi distributor pasti berbeda harganya,

tapi masih banyak orang yang memilih beli di inbox karena merasa lebih aman. Anda bisa berikan garansi untuk produk Anda agar calon customer merasa aman dan nyaman.

Nah itulah 5 tehnik closing yang anda bisa gunakan saat menjual produk atau jasa.

Bagaimana, anda merasa tercerahkan ??

Beritau saya ya jika ini bermanfaat, dan saya akan lebih semangat untuk berbagi tips lainnya kepada anda di lain waktu..

Jadi bermanfaatkan ??

Pesan Ini dipersembahkan oleh,
Muslim Entrepreneur University

9 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *